Manusia
yang Berkualitas ?
Oleh
: Surya Alif rachman
Terkadang hidup itu gak sesuai dengan
apa yang kita duga selama ini . hidup
itu penuh dengan perubahan yang bahkan kita tidak ketahui . terkadang hidup
memang harus diterima apa adanya itulah
yang disebut dengan ikhlas . hal itulah yang banyak dialamin orang di dunia
ini, termasuk saya . banyak yang bilang kaya kisah saya ini normal dan biasa
biasa saja , namun bagi saya ini adalah perjalanan hidup saya . jangan pernah
menilai orang dengan secepat anda melihatnya , namun telitilah lebih lama dan
pastikan bahwa yang anda katakan itu benar .
Ekonomi
, percayalah kata itu yang membuat kita terkadang termenung . dan kata ekonomi
yang terkadang memusingkan kita untuk melakukan / mewujudkan impian kita
.tergantung nasib , itu juga terkadang kata kata yang muncul di akhir kita
berusaha dan usaha kita itu gagal , namun apa kah anda sering menggunakan kata
“semangat” , “teruskan” , “beranikan”. Jika anda sudah merasa pernah
mengaplikasikannya dalam kehidupan anda walaupun itu hanya sekali , anda sudah
termasuk manusia yang berkualitas dan patut di berikan reward .
Mengapa
demikian ? sebenarnya manusia yang berkualitas ialah manusia yang berfikiran
mengatasi masalah bukan menghadapi masalah , berfikir membuat usaha bukan
mencari usaha , cerdas berfikir bukan berfikir cerdas , mensyukuri selalu
nikmat dan berdoa , disiplin , sopan santun . mulai dari sekarang cobalah
itu dalam hidup anda . saya tau apa yang anda fikirkan sekarang , apa maksud
dari kalimat diatas ? . mungkin itu asing dalam fikiran anda , namun percayalah
kata kata itu mudah dipahami secara cepat .
Saya
simpulkan saja semua , mengatasi masalah
bukan menghadapi masalah artinya bahwa manusia ini di beri kemampuan
oleh tuhan untuk bertahan hidup di dunia ini , atasi masalah yang ada
selesaikan masalah yang ada , jangan pernah seakan akan kita siap menghadapainya
saja tapi kita siap mengatasinya . jangan hanya mengeluh akan datangnya masalah
tapi cepatlah bergerak pecahkan masalah itu , jika tidak terpecahkan masalah
itu , cari solusi agar masalah itu hilang , jika tidak bisa juga jauhi masalah
itu dengan bijaksana . Menjauhi masalah dengan bijaksana ialah menjauhi bukan seakan akan kita takut
atau melarikan diri , tapi kita jauhi dengan alasan bahwa masalah itu bukanlah
masalah yang harus di perdebatkan atau memang hanya tuhan yang bisa
menyelesaikannya .
Berfikir
membuat usaha bukan mencari usaha . berfikir untuk membuat sebuah kegiatan
atau usaha yang positif dan menghasilkan hal yang positif juga . hal ini dikaitkan dengan kreatifitas sendiri
, kreatifitas lah yang membuat ini manusia bisa membuat sebuah usaha . bukan
mencari usaha , seakan akan kita seperti orang yang sedang membutuhkan sebuah
kegiatan agar bisa menghasilkan sesuatu
, memang ada postifnya yaitu membuat kita aktif atau peka dengan
leingkungan , namun hal ini juga hanya membuat posisi hidup kita hanya sebatas
itu itu saja tanpa ada kemajuan . itulah manusia yang berkualitas hidup untuk
selalu berkembang sampai akhirnya kita sudah sampai batas produktivitas kita .
Kemudian
yang terakhir ialah cerdas berfikir bukan berfikir cerdas , maksud disini
ialah sebagai manusia yang di ber otak oleh sang kholik , kita wajib untuk
menggunakan otak kita semaksimal mungkin yang kita bisa . kebanyakan orang
berfikir cerdas saat kepepet atau ada masalahnya saja , namun tidak pernah
mendahulukan berfikir sebelum masalah , artinya ialah Cerdas untuk
berfikir apa yang akan saya lakukan
besok?apa hasilnya? Apa manfaatnya bagi saya ? apa motivasi saya untuk
melakukan hal itu? . jadi bukan berfikir cerdas yaitu apa yang saya lakukan
tadi ? mengapa saya melakukan hal itu tadi ? benarkah yang saya lakukan ?
bagaimana cara untuk mengatasi dampak dari masalah ini? . ini yang sulit
dilakukan orang sekarang , berfikir sebelum ada hal yang menyulitkan datang .
Masih bingung dengan apa yang saya
teorikan diatas . saya simpulkan saja menjadi kata yang lebih simpel ,
“ANTISIPASI,JAGA-JAGA,PERSIAPAN” nah mungkin anda langsung bisa mengerti apa
maksud saya , lalu apa hubungannya dengan si Cerdas ini? Begini , Antisipasi
tidak akan muncul tanpa ada nya kecerdasan berfikir .
Sebagai seoarang makhluk yang beragama
kita patut bersyukur akan nikmat yang telah diberikan oleh tuhan kita .
karna bersyukur dan berdoa merupakan sebagian dari usaha yang kita lakukan
untuk menjadi sukses . apa efek dari bersyukur dan berdoa ? efeknya memang
takkan langsung kita dapatkan tapi suatu saat nanti kita akan merasakan
keberkahan atas apa yang telah kita usahakan .karena sekeras apapun kita
berusaha , bekerja , dan berikhtiar kalau tidak di restui oleh yang maha kuasa
. kalau agama saya , islam mengajarkan tentang rasa bersyukur dengan berdoa ,
sedekah , dan berzakat karena jika kita memberika seseorang sesuatu dengan
ikhlas ,maka insya allah rizki kita akan di lipat gandakan oleh yang maha kuasa
, tapi itu di agama saya , kalau di agama lain saya kurang tau tapi setau saya
semua agama mengajarkan bahwa berbuat baik dengan seseorang maka perbuatan baik
kita akan di balas dengan kebaikan juga .
Disiplin , ini hal paling penting
harus kita kenali juga . disiplin tumbuh dari diri sendiri dan disiplin bukan
bakat , bukan sesuatu yang sulit , hanya saja disiplin harus mempunyai niat
yang kuat . Disiplin itu banyak , ada disiplin waktu , disiplin tempat ,
disiplin sikap dan perilaku , disiplin pakaian . masalah disiplin saya tidak
perlu memanjang lebarkan tentang ini . karena ini merupakan pelajaran yang
diberikan di bangku sekolah . saya takut salah jika salah memberikan pengertian
tentang kedisiplinan ini. Disini saya hanyalah menyerukan untuk melakukannya di
setiap kegiatan kita . dalam dunia kerja , dunia usaha , dan dunia persaingan
fisik maupun non fisik , Disiplin sangat di perlukan untuk mendapatkan
kemenangan , kesuksesan , dan akhir yang indah .
Yang terakhir ialah kesopanan , ini
yang menjadi tuntunan awal kita untuk berbuat kebaikan kepada orang lain .
mengapa? Karna dengan kesopanan kita terhadap siapa saja yang mebuat diri kita
mempunyai label baik di kalangan masyarakat ataupun dimana saja . dengan sopan
kita bisa belajar menghargai dan menghormati . dewasa ini orang banyak yang
sudah melupakan sopan santun dalam keluarga maupun masyarakat . percaya atau
tidak dunia kerja sekarang mementingkan aspek ini untuk merekrtu pegawai baru .
jika kita punya usaha kesopanan terhadap pelanggan bisa menjadi senjata andalah
untuk mempertahankan pelanggan pelanggan kita .
Itulah
teori yang saya berikan kepada kalian yang membaca ini , mudah mudahan ada yang
bisa di ambil dari teori kesimpulan yang saya buat ini . terimakasih sudah
membacanya , ingat lah kita semua memang punya kekurangan tapi dengan
kekurangan itulah alhamdulillah kita tidak di jadikan orang yang selalu lebih
atau sombong di muka bumi ini . dengan kekurangan kita kita dapat motivasikan sebagai
bahan pemicu semangat berusaha menjalani hidup ini . terima kasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar