Halaman

Rabu, 26 Desember 2012

Manusia Yang Berkualitas


Manusia yang Berkualitas ?
Oleh : Surya Alif rachman
Terkadang hidup itu gak sesuai dengan apa yang kita duga  selama ini . hidup itu penuh dengan perubahan yang bahkan kita tidak ketahui . terkadang hidup memang harus diterima apa adanya  itulah yang disebut dengan ikhlas . hal itulah yang banyak dialamin orang di dunia ini, termasuk saya . banyak yang bilang kaya kisah saya ini normal dan biasa biasa saja , namun bagi saya ini adalah perjalanan hidup saya . jangan pernah menilai orang dengan secepat anda melihatnya , namun telitilah lebih lama dan pastikan bahwa yang anda katakan itu benar .
            Ekonomi , percayalah kata itu yang membuat kita terkadang termenung . dan kata ekonomi yang terkadang memusingkan kita untuk melakukan / mewujudkan impian kita .tergantung nasib , itu juga terkadang kata kata yang muncul di akhir kita berusaha dan usaha kita itu gagal , namun apa kah anda sering menggunakan kata “semangat” , “teruskan” , “beranikan”. Jika anda sudah merasa pernah mengaplikasikannya dalam kehidupan anda walaupun itu hanya sekali , anda sudah termasuk manusia yang berkualitas dan patut di berikan reward .
            Mengapa demikian ? sebenarnya manusia yang berkualitas ialah manusia yang berfikiran mengatasi masalah bukan menghadapi masalah , berfikir membuat usaha bukan mencari usaha , cerdas berfikir bukan berfikir cerdas , mensyukuri selalu nikmat dan berdoa , disiplin , sopan santun . mulai dari sekarang cobalah itu dalam hidup anda . saya tau apa yang anda fikirkan sekarang , apa maksud dari kalimat diatas ? . mungkin itu asing dalam fikiran anda , namun percayalah kata kata itu mudah dipahami secara cepat .
            Saya simpulkan saja semua , mengatasi masalah  bukan menghadapi masalah artinya bahwa manusia ini di beri kemampuan oleh tuhan untuk bertahan hidup di dunia ini , atasi masalah yang ada selesaikan masalah yang ada , jangan pernah seakan akan kita siap menghadapainya saja tapi kita siap mengatasinya . jangan hanya mengeluh akan datangnya masalah tapi cepatlah bergerak pecahkan masalah itu , jika tidak terpecahkan masalah itu , cari solusi agar masalah itu hilang , jika tidak bisa juga jauhi masalah itu dengan bijaksana . Menjauhi masalah dengan bijaksana  ialah menjauhi bukan seakan akan kita takut atau melarikan diri , tapi kita jauhi dengan alasan bahwa masalah itu bukanlah masalah yang harus di perdebatkan atau memang hanya tuhan yang bisa menyelesaikannya .
            Berfikir membuat usaha bukan mencari usaha . berfikir untuk membuat sebuah kegiatan atau usaha yang positif dan menghasilkan hal yang positif juga .  hal ini dikaitkan dengan kreatifitas sendiri , kreatifitas lah yang membuat ini manusia bisa membuat sebuah usaha . bukan mencari usaha , seakan akan kita seperti orang yang sedang membutuhkan sebuah kegiatan agar bisa menghasilkan sesuatu  , memang ada postifnya yaitu membuat kita aktif atau peka dengan leingkungan , namun hal ini juga hanya membuat posisi hidup kita hanya sebatas itu itu saja tanpa ada kemajuan . itulah manusia yang berkualitas hidup untuk selalu berkembang sampai akhirnya kita sudah sampai batas produktivitas kita .
            Kemudian yang terakhir ialah cerdas berfikir bukan berfikir cerdas , maksud disini ialah sebagai manusia yang di ber otak oleh sang kholik , kita wajib untuk menggunakan otak kita semaksimal mungkin yang kita bisa . kebanyakan orang berfikir cerdas saat kepepet atau ada masalahnya saja , namun tidak pernah mendahulukan berfikir sebelum masalah , artinya ialah Cerdas untuk berfikir  apa yang akan saya lakukan besok?apa hasilnya? Apa manfaatnya bagi saya ? apa motivasi saya untuk melakukan hal itu? . jadi bukan berfikir cerdas yaitu apa yang saya lakukan tadi ? mengapa saya melakukan hal itu tadi ? benarkah yang saya lakukan ? bagaimana cara untuk mengatasi dampak dari masalah ini? . ini yang sulit dilakukan orang sekarang , berfikir sebelum ada hal yang menyulitkan datang .
Masih bingung dengan apa yang saya teorikan diatas . saya simpulkan saja menjadi kata yang lebih simpel , “ANTISIPASI,JAGA-JAGA,PERSIAPAN” nah mungkin anda langsung bisa mengerti apa maksud saya , lalu apa hubungannya dengan si Cerdas ini? Begini , Antisipasi tidak akan muncul tanpa ada nya kecerdasan berfikir .
Sebagai seoarang makhluk yang beragama kita patut bersyukur akan nikmat yang telah diberikan oleh tuhan kita . karna bersyukur dan berdoa merupakan sebagian dari usaha yang kita lakukan untuk menjadi sukses . apa efek dari bersyukur dan berdoa ? efeknya memang takkan langsung kita dapatkan tapi suatu saat nanti kita akan merasakan keberkahan atas apa yang telah kita usahakan .karena sekeras apapun kita berusaha , bekerja , dan berikhtiar kalau tidak di restui oleh yang maha kuasa . kalau agama saya , islam mengajarkan tentang rasa bersyukur dengan berdoa , sedekah , dan berzakat karena jika kita memberika seseorang sesuatu dengan ikhlas ,maka insya allah rizki kita akan di lipat gandakan oleh yang maha kuasa , tapi itu di agama saya , kalau di agama lain saya kurang tau tapi setau saya semua agama mengajarkan bahwa berbuat baik dengan seseorang maka perbuatan baik kita akan di balas dengan kebaikan juga .
Disiplin , ini hal paling penting harus kita kenali juga . disiplin tumbuh dari diri sendiri dan disiplin bukan bakat , bukan sesuatu yang sulit , hanya saja disiplin harus mempunyai niat yang kuat . Disiplin itu banyak , ada disiplin waktu , disiplin tempat , disiplin sikap dan perilaku , disiplin pakaian . masalah disiplin saya tidak perlu memanjang lebarkan tentang ini . karena ini merupakan pelajaran yang diberikan di bangku sekolah . saya takut salah jika salah memberikan pengertian tentang kedisiplinan ini. Disini saya hanyalah menyerukan untuk melakukannya di setiap kegiatan kita . dalam dunia kerja , dunia usaha , dan dunia persaingan fisik maupun non fisik , Disiplin sangat di perlukan untuk mendapatkan kemenangan , kesuksesan , dan akhir yang indah .
Yang terakhir ialah kesopanan , ini yang menjadi tuntunan awal kita untuk berbuat kebaikan kepada orang lain . mengapa? Karna dengan kesopanan kita terhadap siapa saja yang mebuat diri kita mempunyai label baik di kalangan masyarakat ataupun dimana saja . dengan sopan kita bisa belajar menghargai dan menghormati . dewasa ini orang banyak yang sudah melupakan sopan santun dalam keluarga maupun masyarakat . percaya atau tidak dunia kerja sekarang mementingkan aspek ini untuk merekrtu pegawai baru . jika kita punya usaha kesopanan terhadap pelanggan bisa menjadi senjata andalah untuk mempertahankan pelanggan pelanggan kita .
            Itulah teori yang saya berikan kepada kalian yang membaca ini , mudah mudahan ada yang bisa di ambil dari teori kesimpulan yang saya buat ini . terimakasih sudah membacanya , ingat lah kita semua memang punya kekurangan tapi dengan kekurangan itulah alhamdulillah kita tidak di jadikan orang yang selalu lebih atau sombong di muka bumi ini . dengan kekurangan kita kita dapat motivasikan sebagai bahan pemicu semangat berusaha menjalani hidup ini . terima kasih 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar